Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts
Monday, January 2, 2012

Teori Reproduksi Sel

PEMBELAHAN SEL (REPRODUKSI SEL)


Keadaan sel melakukan pembelahan dengan berbagai tujuan
1. Perbanyakan sel sehingga terjadi pertumbuhan
2. Pembentukan sel baru yang berbeda dari induknya
3. Pembentukan sel baru yang tentu lebih muda dan sama dengan yang sebelumnya.
4. Pembentukan Jaringan
5. Regenerasi sel
6. Pembentukan individu baru . dll

Sel yang membelah disebut sel induk, dan hasil pembelahannya disebut sel anak.
Sel induk memindahkan salinan informasi genetiknya (DNA) ke sel anak.
Jika transformasi genetik itu langsung (amitosis) dan jika melalui tahapan (mitosis/miosis)
Untuk menyampaikan informasi genetik tersebut tentu sel induk harus melipat gandakan
informasi genetik yang dimilikinya (DNA) melalui replikasi (duplikasi) sebelum melaksanakan pembelahan atau reproduksi sel , replikasi itu terjadi pada waktu Interfase ( istirahat sel tidak membelah) tepatnya pada fase Sintesa (S)

BENTUK-BENTUK PEMBELAHAN SEL
Berdasarkan ada tidaknya tahap-tahap pembelahan, reproduksi sel dibedakan atas:
1. Pembelahan langsung (Amitosis / pembelahan biner)
Pembelahan yang berlangsung spontan, tanpa tahapan pembelahan sel. Dilakulan oleh organisme prokariotik, seperti bacteria dan archaebacteria dan organisme bersel satu (unicelluler) yang jelas pembelahan ini tidak terjadi pada organisme multicelluler ( organisme bersel banyak)

2. Pembelahan tidak langsung (mitosis dan meiosis)
Pembelahan sel yang terjadi melalui tahap-tahap pembelahan. Dilakukan oleh organisme eukariotik seperti sel hewan, sel tumbuhan dan sel manusia, yang tentu mereka semuanya punya lebih dari satu sel ( multicelluler)

PEMBELAHAN MITOSIS
Pembelahan yang bertujuan untuk
1. mengganti atau memperbaiki jaringan tubuh yang sudah rusak atau aus,
2. pertumbuhan ( perbanyakan sel sehingga baik kwantitas dan kwalitasnya bertambah).
3. membentuk Jaringan karena produk pembelahan ini kromosom /sifat induk sama dengan sifat anakannya , artinya karena membentuk jaringan baik sel baru dan lama sama.

Pembelahan mitosis punya karakter
1. berlangsung pada sel somatik
2. menghasilkan 2 buah sel anakan yang identik dengan induknya.
3. melakukan pembelahannya sekali
4. anatar pembelahan satu dengan yang kedua diselingi dengan fase interfase ( istirahat tidak membelah )
5. Anakan selnya mempunyai jumlah kromosom yang sama dengan induk sifatnya sama
dengan induk mempunyai kemampuan membelah lagi, ini tidak terjadi pada anakan hasil miosis
6. pada organisme bisa terjadi pada usia muda , dewasa , ataupun usia tua , yang pada pembelahan miosis hanya bisa terjadi di usia dewasa tidak pada organisme yang usianya muda
7. Tahapannya I-P-M-A-T interfase dulu baru PMAT lagi
berikut uraiannya

Tahapan pembehan mitosis adalah :
Interfase
Merupakan fase istirahat dari pembelahan sel. Namun tidak berarti sel tidak beraktifitas justru tahap ini merupakan tahapn yang paling aktif dan dan penting untuk mempersiapkan pembelahan.
Fase ini membutuhkan waktu paling lama dibandingkan dengan fase fase pembelahan sel (fase mitotik).
Terbagi atas tiga fase, yaitu:
1. Fase G1 (growth 1/pertumbuhan 1)
Merupakan fase paling aktif berlangsung selama 9 jam. Pada fase ini sel mengadakan pertumbuhan dan perkembangan. Pada fase ini sel bertambah ukuran dan volumenya.
2. Fase S (Sintesis)
Merupakan fase sintesis DNA atau duplikasi kromosom, dengan waktu 10 jam
3. Fase G2 (Growth 2/Pertumbuhan 2)
Merupakan fase yang didalamnya terjadi proses sintesis protein. Pada fase ini sel siap untuk mengadakan pembelahan

Sekali lagi bahwa fase Mitosis tidak diawali dengan Interfase tetapi Fase Profase , karena Interfase merupakan persiapan mitosis , merupakan fase istirahat sel tidak membelah.
sedangkan Mitosis itu Fase sel melakukan pembelahan / reproduksi . OK

1. Fase Profase
Merupakan tahap awal dari pembelahan sel secara mitosis maupun miosis , yang ditandai dengan:
1. Kromatin memendek dan menebal membentuk kromosom , kemudian kromosom mengganda membentuk kromatida.
2. membran nukleus dan nukleolus (anak inti) menghilang
3. sentriol memisah diri menuju kutub yang berlawanan.
4. Benang spindel yang keluar dari masing masing sentriol pada kutub berbeda mengatur diri memegang masing kromatid yang tidak teratur itu.
5. Segera mendorong kromatid yang terbengkalai itu menjadi sangat teratur menuju ke bidang equator.

2. Metafase
Tahap ini ditandai dengan :
1. kromatid / kromosom mengatur diri pada bidang equator / bidang pembelahan berhadap hadapan .
2. Setiap sentromer memiliki dua kinetokor yang masing-masing dikaitkan oleh benang spindel
3. Tentu Kromosom yang berhadapan itu sudah membawa sandi genetik yang sama karena memang visinya membentuk 2 sel yang sama.

3. Anafase
Tahap ini ditandai dengan:
1. Kedua kromatid berpisah menuju kutub yang berlawanan
2. keadaan sel jadi memanjang , membran sel melekuk, pada akhir anafase
3. pada fase ini tentu set kromosom terjadi pemisahan / pengurangan dari tetrad kromosom ketika berhadapan pada fase metafase terpisah menjadi masing masing 2n (diploid)

4. Telofase
tahap ini ditandai dengan :
1. Kromosom / kromatid telah sampai di kutub-kutub yang berlawanan
2. terbentuk sekat pemisah sehingga sel terlihat terbentuk 2 sel dengan masing masing 1 inti
2. Membran nukleus terbentuk membungkus kromosom dan nukleolus mulai tampak
3. Kromosom menipis dan memanjang menjadi kromatin dan akhirnya tak terlihat lagi
4. Terjadi sitokinesis (Membran plasma melekuk) yang di dahului oleh Karyokinesis (inti jadi 2) dan akhirnya terlihat sel membelah menjadi 2

jadi kesimpulannya

Di Mitosis ini pedomannya adalah
1. hafalkan sel akan membelah ( G2 ) yang berlanjut ke Profase ( Start)
2. hafalkan pula sel yang selesai membelah ( G1)pada akhir telofase yang kemudian ke Interfase lagi ( Finish)

Tentu dengan mengetahui start dan finishnya operasional diantara start dan finisnya jadi bisa di analisa lebih mudah.Karena sudah tahu endingnya

Start ( sel akan membelah /awal profase akhir G2)
1. ukuran sel besar
2. inti keruh karena ada perubahan butir kromatin -benang kromatin -kromosom- kromatid
3. sentrosom membelah jadi 2 sentriol nantinya kekutub
4. anak inti hilang begitu pula membran intinya
5. aktifitas harian metabolisme terkurangi untuk reproduksi

Kerbalikannya pada Finish( sel membelah /akhir telofase /awal interfase
mempunyai karakter ciri kebalikannya dari start
misalnya
1. kromosom - jadi memanjang tipis membentuk kromatin - butir - hilang
2. membran dan anak inti yang memproduksi RNA ada lagi karena mau membuat protein untuk persiapan membelah nanti dll

untuk jelasnya lihat gambar Mitosis ini



PEMBELAHAN MEIOSIS (PEMBELAHAN REDUKSI)

Pembelahan ini terjadi bukan di sel kelamin namun di kelenjar kelamin seperti testes atau ovarium dimana pembelahan untuk membentuk sel kelamin (n)dari sel tubuh (2n /diploid) , sel tubuh yang membentuk tidak sembarangan sel tubuh tetapi sel induk kelamin atau induk sperma /induk ovum yang mempunyai nama latin Spermatogonium /Oogonium kedua induk itu terus dibentuk namun jelas secara mitosis ( 2n -2n)

Pembelahan mitosis bertujuan
1. untuk membentuk sel-sel kelamin.
2. membentuk pengurangan jumlah kromosom (mereduksi)
3. pereduksian bertujuan untuk membentuk hasil zygot dari perteuan dua sel kelamin yang selalu sama dengan individu yang ada /individu sebelumnya
4. untuk mencapainya Pembelahan meiosis berlangsung melalui dua tahapan pembelahan, yaitu meiosis 1 dan meiosis 2 secara langsung tanpa penggandaan lagi karena harus ada reduksi kromosom

Tahapan pembelahan meiosis adalah sebagai berikut:

Karena dari sel tubuh yang bisa membentuk sel kelamin maka diawali dengan Fase dimana sel tumbuh dan berkembang. Merupakan tahap persiapan untuk mengadakan pembelahan sel. Pada fase ini terjadi peristiwa penggandaan DNA dari satu salinan menjadi dua salinan. Akhir dari fase dihasilkan dua salinan DNA dan siap berubah menjadi kromosom

b. Profase I
Profase I merupakan tahap terpanjang dibandingkan tahapan meiosis 1 lain
Dibedakan atas: LeZy PaDiDi
1. Leptoten
Fase ini ditandai dengan benang kromatin menebal memendek berubah menjadi kromosom.

2. Zigoten
Fase ini ditandai dengan kromosom homolog saling berdekatan dan berpasangan membentuk sinapsis atau bivalen ( Searchng kromosom homolog)

3. Pakiten
Pada fase ini terjadi penggandaan atau replikasi kromosom, menjadi dua kromatid dengan sentromer yang masih tetap menyatu atau berlekatan dan belum membelah, sehingga disebut tetrad.( 2n - 4n)

4. Diploten
Pada fase ini antar lengan kromosom dapat terjadi kiasma. Kiasma merupakan tempat terjadinya pindah silang.sehngga terjadi kemungkinan crossing over ya di fase ini

5. Diakinesis
Fase ini ditandai dengan munculnya benang spindle yang keluar diantara dua sentriol, yang telah berada di kutub-kutub yang berlawanan. Pada fase ini nucleolus dan membrane nucleus menghilang, dan tetrad mulai bergerak menuju budang equator.

Untuk lebih jelasnya lihat Gambar





APLIKASI Pada pembelahan Sel Miosis ini adalah pembentukan sel kelamin maka berikut kami sajikan bagaimana proses yang nyata dari miosis pada peristiwa Gametogenesis

GAMETOGENESIS
Gametogenesis adalah proses pembentukkan sel-sel gamet, yang terjadi secara meiosis di dalam alat perkembangbiakan. Gametogenesis terjadi pada organisme dewasa. Pada hewan dan manusia gametogenesis terjadi di testis dan ovarium.

1, Spermatogenesis

Merupakan proses pembentukkan sperma yang terjadi di dalam testis
Tahapan spermatogenesis adalah:

Terlihat pada Gambar pada Miosis 1 (sebelah kiri) terjadi pengurangan (reduksi) kromosom 2n - n
Spermatogonium ( 2n) - spermatosit primer (2n) - jadi 2 spermatosit sekunder (n)
sedangkan pada miosis Ke 2 (gambar sebelah kanan) sebenarnya itu terjadi mitosis karena dari n - n
2 Spermatocyt II membelah mitosis - 4 spermatid (n) - yang akhirnya muncul ekor membentuk spermatozoid ( n) yang berjumlah empat sel anakan sperma yang semua hidup
untuk kepingin jelas lihat gambar lagi






Agar lengkap juga kami sajikan proses Oogenesis yang prinsipnya sama dengan spermatogenesis hanya sel anakanovum hanya satu yang hidup yang 3 polosit / sel kutub / badan polar yang mati karena tanpa inti

Proses Oognesis



beda Spermatogenesis dengan Oogenesis terletak pada
1. jumlah sel anakan yang fungsional
2. ukurannya
3. tempat terjadinya
Persamaannya banyak
1. sama miosis
2. sama mebentuk kromosom haploid
3. sama membentuk 4 sel anakan
4. sama harus terjadi pada individu dewasa

Oogenesis

hanya satu telur yang fungsional setelah oogonium terjadi oogenesis sedangkan pada spermatogenesis , satu spermatogonium bisa menghasilkan 4 sperma fungsional

Sistem Reproduksi

Sistem Reproduksi pada Pria









Organ reproduksi Luar
Penis
Kantung zakar (scrotum)
Testis/buah zakar

Organ reproduksi dalam
Epididimis
Saluran sperma/vas deferens
Kelenjar prostat dan kelenjar cowper

Spermatogenesis
Adalah proses pembentukan sel sperma di testis


Sistem Reproduksi pada Wanita







Organ reproduksi Luar
bibir kemaluan
klitoris
vagina
lubang saluran kencing
lubang saluran vagina
selaput dara (himen)
kelenjar bartholi

Organ reproduksi dalam
Ovarium
Oviduct/tuba fallopi
Uterus/rahim.

Oogenesis
Adalah proses pembentukan sel telur di ovarium

Siklus Menstruasi








Kehamilan
Pada saat terjadi kehamilan maka pada tubuh wanita terbentuk:
1. Membran (Lapisan Embrio), yaitu:.
a. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac)
b. Amnion
c. Alantois
d. Korion
2. Plasenta atau Ari-ari

Sistem Koordinasi










Macam-macam sel saraf berdasarkan fungsinya:
Neuron sensorik/saraf aferen,
Neuron motorik/saraf eferen
Neuron intermediet

Sistem Saraf Pusat
terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang
Otak terbagi menjadi otak depan, tengah dan belakang

Sistem Hormon
Macam-macam kelenjar:
1. Kelenjar Hipofisis/Pituitari
2. Kelenjar Tiroid/Kelenjar Gondok
3. Kelenjar Paratiroid/Kelenjar Anak Gondok,
4. Kelenjar Pulau Langerhans
5. Kelenjar Adrenal
6. Kelenjar Anak Ginjal
7. Kelenjar Lambung,
8. Kelenjar Duodenum



Sistem Indra







Indera Penglihat
Fungsi bagian-bagian bola mata
1. Pelindung bola mata: alis, bulu mata, kelopak mata, kelenjar air mata
Fungsi: melindungi bola mata dari debu, air dan mikroorganisme
2. Bagian luar bola mata, terdiri dari: sklera dan kornea
Fungsi kornea: menangkap cahaya yang masuk ke mata
3. Bagian tengah bola mata terdiri atas: koroid, pupil, lensa, iris
Fungsi koroid: memberi/mensuplai makanan pada mata
Fungsi pupil: mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata
Fungsi lensa: memfokuskan cahaya agar jatuh tepat di retina
Fungsi iris: memberi pigmen/warna pada mata
4. Bagian dalam bola mata: retina dan saraf optik
Fungsi retina: tempat jatuhnya bayangan sehingga dapat melihat

Macam gangguan pada bola mata
Radang mata/konjungtivitis
Trakoma
Herpes simplex konjungtivis
Sinanaga (Herpes simplex
Pterigium
Pendarahan sub konjungtiva
Radang selaput pelangi/iritis/uveitis
Lensa keruh/katarak
Rabun jauh/miopi
Rabun dekat/hypermetropi
Rabun tua/presbiopi
Astigmat:
Hemeralopia/rabun senja/rabun ayam
Strabismus/juling
Glukoma
Mata dikromat/buta warna
Mata monokromat/buta warna total

Indera Pendengar








Bagian-bagian telinga.
1. Telinga luar, terdiri atas daun telinga, saluran/lubang telinga, rambut-rambut halus, kelenjar minyak, dan membran tymphani
2. Telinga tengah, terdiri atas saluran Eustachius, jendela oval, jendela bundar, dan 3 tulang pendengaran, yaitu martil/maleus, landasan/incus dan sanggurdi/stapes.
3. Telinga dalam, terdiri atas koklea/rumah siput, 3 saluran setengah lingkaran, ampula, utrikulus dan sakulus.



Gangguan pada telinga
a. Tuli saraf: disebabkan oleh kerusakan saraf auditori atau kerusakan pusat pendengaran di otak.
b. Tuli konduksi: disebabkan oleh kekakuan hubungan antara sanggurdi dengan fenestra ovalis, penyumbatan saluran telinga luar, penebalan atau kerusakan membran timpani, dan mungkin karena ada pengapuran atau kerusakan tulang-tulang pendengaran

Indera Peraba






Bagian-bagian kulit yaitu:
1. Epidermis
Tersusun atas 4 lapisan yaitu Stratum korneum, lusidum, granulosum, dan germinativum:
2. Dermis, terdapat akar rambut, otot penegak rambut, kelenjar keringat, kelenjar minyak, jaringan adipose/lemak, pembuluh darah, sel saraf, reseptor-reseptor

Macam-macam reseptor pada kulit adalah:
Korpuskula Pacini : tekanan
Korpuskula Ruffini : panas
Korpuskula Krause : dingin
Korpuskula Meissner : sentuhan
Korpuskula ujung saraf terbuka: rasa nyeri

Fungsi kulit antara lain:
Indra peraba
Menghasilkan keringat dan minyak
Melindungi tubuh dari sinar matahari
Melindungi otot dari gesekan benda luar


Indera Pengecap










Papilla lidah ada 3 macam, yaitu:
bentuk benang/filiformis
bentuk seperti huruf V/sirkumvalata
bentuk jamur/fungiformis

Indera Pembau
Bagian-bagian rongga hidung:
1. Rambut/bulu, berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk ke hidung.
2. Lendir, berfungsi menjaga kelembapan udara dalam hidung.
3. Pembulu darah, berfungsi menghangatkan udara yang masuk ke hidung

Sistem Ekresi

Sistem Ekskresi
Ekskresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa hasil metabolisme yang sudah tidak digunakan oleh tubuh.

Alat Ekskresi pada Manusia:
Ginjal
Paru-paru
Hati
Kulit

Rata PenuhGinjal
Ciri-ciri:
Jumlah ada sepasang
Terletak di dekat tulang-tulang pinggang
Ginjal terdiri dari dua lapisan, yaitu luar yang disebut korteks. Korteks ini mengandung jutaan alat penyaring yang disebut nefron. Lapisan ginjal sebelah dalam disebut sumsum ginjal atau medulla.
Berfungsi untuk menyaring darah

Nefron
Bagian-bagian nefron:
Badan malphigi, terdiri atas glomerlus dan kapsula bowmen
Tubulus-tubulus, terdiri dari tubulus kontortus distal, proksimal, lengkung henle, tubulus pengumpul Pelvis renalis

Hati
Fungsi hati yang lain adalah:
(1) Untuk menyimpan gula Dalam bentuk glikogen,
(2) Tempat berlangsungnya pembentukan protein tertentu maupun perombakannya,
(3) Menetralkan racun-racun yang ada dan ikut dalam pembentukan maupun perombakan sel darah merah.

Paru-paru
Pengeluaran zat-zat sisa melalui paru-paru adalah karbondioksida. Karbondioksida dan air yang dihasilkan pada setiap metabolisme karbohidrat dan lemak dikeluarkan dari sel-sel jaringan tubuh dan masuk ke dalam aliran darah.

Kulit
Kulit berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan-kerusakan fisik akibat gesekan, penyinaran, kuman-kuman, panas, zat kimia, dan mengurangi kekurangan air, mengatur suhu badan, seta menerima rangsang dari luar.

Gangguan pada sistem ekskresi
1. Keabnormalan fungsi nefron/fungsi ginjal
- polinuria/diabetes insipidus
2. Disebabkan ooleh radang
- glomerulonefritis
- protenuria/albuminuria
- batu ginjal
- sistitis.
Monday, December 26, 2011

Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan

Zat Makanan
zat makanan terbagi dalam 2 kelompo, yaitu :
1. Makronutrisi (zat makanan yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak ), contoh karbohidrat, protein dan lemak.
2. Mikronutrisi (zat makanan yg dibutuhkan dalam jumlah sedikit), contoh air, vitamin dan mineral.

Karbohidrat
- Tersusun dari unsur C, H, O
- fungsi:
a. sbg sumber energi (1 gr Karbohidrat menghasilkan 4,1 kal)
b. menjaga keseimbangan asam dan basa
c. membantu metabolisme tubuh
- Berdasarkan jumlah gugus sakarida (gula), terbagi 3 :
1. Polisakarida (KH yg terdiri dr banyak gugus gula, ex: amilum, glikogen dan selulosa);
2. Disakarida(KH yg terdiri dr 2 gugus gula, ex:
sukrosa, glukosa dan fruktosa;
maltosa, 2 molekul glukosa
laktosa, glukosa dan galaktosa
3. Monosakarida (KH yg terdiri dari 1 gugus gula, ex: glukosa, galaktosa dan fruktosa)
- Diserap tubuh dalam bentuk monosakarida (gula), diedarkan melalui hati - vena porta hepatica - jantung - seluruh tubuh//// melalui cairan lympha - jantung - seluruh tubuh.


Protein
- Tersusun dari unsur C, H, O, S, P, dan N(sbg penentu protein)
- fungsi :
1. sumberl energi (1 gr menghasilkan 4,1 kal)
2. zat pembangun
3. mengganti sel-sel yang rusak
4. membentuk enzim
5. membentuk antibodi
6. membentuk senyawa kolagen, sbg penguat dlm penghubung jaringan
7. membentuk albumin, mengatur kadar air di darah dan jaringan
8. membentuk miosin dan aktin, memungkingkan terkadi kontraksi otot
- Diserap tubuh dalam bentuk asam amino (satuan penyusun protein)

asam amino (essensial dan non essensial). Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg.BB/hari. Jika kebutuhan tersebut berlebih, maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea inilah yang disebut Nitrogen Balans.

Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh, jadi harus didatangkan dari luar.
Misalnya : Leusin, Lisin, Metionin, Fenilalanin, dsb.


Lemak
- Tersusun dari unsur C, H, O
- Fungsi :
1. sumber energi ( 1 gr menghasilkan energi 9,3 kal)
2. pelarut vitamin A, D, E, dan K
3. melindungi organ tubuh vital (mata, ginjal, jantung)
4. membangun membran yang melingkupi sel
5. membantu perbaikan sel
6. membantu proses pembekuan darah
7. membantu tubuh menyerap vitamin
8. membantu mielin pd akson dlm sel saraf
9. membentuk hormon steroid, berperan proses reproduksi. terdiri atas hormon seks: estrogen, profesteron, dan testosteron
10. membentuk garam empedu, u/ pencernaan dan absorpsi lemak
- diserap tubuh dalam bentuk gliserol, asam lemak


Vitamin
- Tersusun atas unsur C, H, O dan N
- Dibutuhkan dlm jumlah sedikit, tidak menghasilkan energi
- Fungsi :
1. sbg bahan pelengkap
2. katalisator (pemercepat reaksi kimia dlm tubuh)
3. koenzim
4. kofaktor (meningkatkan enzim)



















VitaminSumberFungsiAkibat kekurangan
ASayur kuning/hijau, kuning telur, buah2an, hati, mentega-pembentuk pigmen mata

-pertahanan kesehatan kornea

pembentuk jar.epitel

-rabun senja, seropthalmia, keratomalasi

-pengelupasan kulit

B (complex)otak, jantung, hati, ragi, padi-padian-pembentuk enzim dlm sikus krebs-metabolisme terhenti
B1 (thiamin)padi-padian, kacanga"an, polong"an, putih telur, ikan, daging, hati, ikan, susu-membersihkan CO2

-dibutuhkan oleh enzim yang memecah gula

-menjaga fungsi saraf dan otot tetap normal

-beri"(peradangan saraf, pelemahan otot, gagal fungsi hati), neuritis

-gangguan jantung

B2 (Riboflavin)susu, keju, mentega, dagiing, putih telur, sayuran hijau, padi"an, kacang"an, polong"an-pembentuk sitokrom pd respirasi sel

-dlm enzim berperan dalam metabolisme karbohidrat dan protein

-bibir pecah", kulit pecah"

-penglihatan berkurang, katarak, dan luka pd kornea

-takut cahaya

Niasin (B3, nikotinamida)daging,ikan, sereal, hati, kacang"an, padi"an, ragi, sayuran hijau, kentang-proses pertumbuhan

-perbanyakan sel dan anti palagra

pelagra (penyakit yg menyebabkan kelainan pd kulit, gugup dan kadang agak gila)
B6 (pyridoxin)biji"an, susu, hatipembentukan metabolisme lemak dn proteingangguan fungsi saraf
B12 (cyano covalamin)hati, ginjal, otak, disintesa oleh bakteri di usus-pembentukan RNA

-mencegah anemia

anemia
B11 (asam folat)daging, sayuran, telurpembentuk enzim dlm metabolisme lemak dan proteingangguan fungsi saraf
Asam Pantotenikdaging,hati, kuning telur, biji"an, sereal, kacang"an, ragipembentuk koenzim A-gangtidur,kelainan pd sistem pencernaan dan sarafguan saraf pusat dan jantung

-kelelahan, susah

Bioton/ Vitamin Hdibentuk oleh bakteri di usus, telur, hati, sereal,ragipenting dlm sintesa protein, fiksasi CO2 dan metabolisme karbohidrat, lemak, dan aminokelainan kulit, sakit otot, kelelahan, depresi, & mual"
Asam Folik (folat,folasin)sayuran hijau, hati, biji"an, telur, ragiterlibat dlm sintesis asam amino dan DNA, dan pembentukan sel darah merahkelainan pada pencernaan
C (asam ascorbat)jeruk,tomat,kentang,mentega,cabai hijau,brokoli-pembentukan kolagen

-pertumbuhan gigi

-kesehatan pembuluh darah

-membantu penyembuhan luka

anemia, kehilangan berat badan, sariawan,gusi berdarah
Dminyak ikan, hati, susu, sinar UV-penyerapan Ca di usus

-pembentukan tulang & gigi

-rakhitis

-pembentukan tulang yg kurang sempurna

E (tokoferol)sayuran hijau, kecambah biji"an, kuning telur-menjaga daya tahan eritrosit thd hemolisis

- proliferasi & diferensiasi

inferetilitas , mandul
Khati, sayuran daunpembekuan protrombin u/ pembekuan darah-hemofili

-darah sulit membeku ketika luka

Alamat web u/ pelajaran

Biologi :
free counters
 
;